Friday, February 12, 2016

Ceritaku Tentang Indonesia - Makassar

Beberapa hari lalu gue baru pulang dari salah satu kota di Sulawesi Selatan. Makassar, yup menjadi kota pertama setelah Bali tentu saja yang saya kunjungi di luar Pulau Jawa. Entah kenapa gue memilih Makassar sebagai tempat pertama gue menginjakkan kaki di luar Jawa. Ada beberapa hal, tapi gue rada malas bahas disini. hahaha

Sunday, January 10, 2016

Waktu Yang Tepat

Gak terasa uda lebih dari setahun ini BangBangau gak nge'update' nih blog. Banyak kerjaan dan hilangnya mood dalam menulis mungkin jadi salah satu alasan blog ini dah aku update. Dan untuk mengawali tahun 2016 ini, BangBangau mencoba eksis lagi di dunia blog, masih seperti postingan sebelumnya, BangBangau tetap bakalan nyampah dengan gaya BangBangau sendiri. Yah, di sela-sela sampah itu tetap ada tulisan khusus buat idola aku, Milan dan miwa. Hahaha

Tahun 2016 adalah awal dari semua hal baru nantinya dan tahun 2015 adalah akhir dari semua yang telah kita lakukan. Review sedikit tentang 2015, dari BangBangau sendiri, kondisi masih tetap 'SINGLE' padahal resolusi awal tahun 2015 adalah punya pasangan, tapi emang bakat jomblo kayaknya ni BangBangau, berakhirnya tahun 2015 menjadikan 4.5 tahun kesendirian BangBangau. Waktu yang lama? mungkin. Tapi, BangBangau percaya akan ada waktunya BangBangau lepas dari masalah SINGLE ini. Target sie umur 30 uda ada istri, jadi sisa 3.5 tahun lagi sisa masa2 jomblonya. 

Friday, June 27, 2014

Egoisnya Kampanye Kita

Pemilihan calon presiden bagi Indonesia akan berlangsung setidaknya dua minggu lagi. Dan jelas saja kampanye yang akan dilakukan oleh oknum-oknum dari berbagai partai akan semakin gencar. Kampanye sendiri sebenarnya dilakukan untuk menarik simpati para masyarakat Indonesia untuk memilih calon yang didukungnya. Kampanye biasa dilakukan dengan membuat poster, spanduk, selebaran hingga penggunaan media sosial agar nantinya ide-ide dari para kandidat partai dapat diterima di masyarakat.

Tapi cara kampanye yang biasa kita lihat dan marak di berbagai daerah adalah kampanye konvoi. Kampanye dengan menggunakan motor dimana knalpotnya di modifikasi sehingga mengeluarkan suara berisik. Entah apa yang ada dipikiran para simpatisan berkampanye dengan cara ini. Karena menurut pribadi, cara kampanye ini adalah kampanye yang sangat egois. Suara berisiknya membuat orang-orang tidak bisa saling berbicara dan mendengar, ditambah lagi kurang tertibnya mereka dalam berkampanye sehingga menyebabkan kemacetan di jalan raya.